Blog Syncoreconsulting

Strategi Efektif dalam Memenuhi Standar Akuntansi Entitas Privat (SAK EP) bagi Rumah Sakit

Mematuhi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) adalah hal yang penting bagi setiap entitas bisnis. Mematuhi standar ini memastikan bahwa laporan keuangan telah disusun dengan benar, akurat, dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang relevan. Namun, implementasi SAK dapat menjadi tugas yang rumit dan menantang, terutama bagi rumah sakit. Adelia Sulistyani, Tim Konsultan Syncore Consulting menyampaikan bahwa dengan diberlakukannya Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) secara efektif per Januari 2025, maka instansi perlu menerapkan strategi efektif untuk mampu mengimplementasikan dan memenuhi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP). 

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa strategi efektif yang perlu diterapkan oleh rumah sakit dalam memenuhi Standar Akuntansi Entitas Privat (SAK EP). Dengan mengikuti pedoman ini, harapannya rumah sakit dapat menjalankan operasi keuangannya dengan lebih efisien dan menghasilkan laporan keuangan yang dapat dipercaya.

1. Pemahaman yang Mendalam tentang SAK EP

Langkah pertama yang esensial adalah memahami SAK EP secara menyeluruh. Rumah sakit perlu mendedikasikan waktu untuk mempelajari setiap aspek dari standar ini. Ini termasuk pemahaman tentang prinsip-prinsip inti, peraturan, dan panduan yang mencakup penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK EP.

2. Evaluasi Proses Keuangan yang Ada

Setiap rumah sakit swasta memiliki proses keuangan yang unik. Oleh karena itu, perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap proses keuangan yang ada. Pastikan bahwa sistem akuntansi yang digunakan mampu mencatat dan melaporkan transaksi sesuai dengan SAK EP. Jika ada kekurangan, pertimbangkan untuk menginvestasikan dalam teknologi yang mendukung pematuhan SAK EP.

3. Identifikasi dan Klasifikasi Transaksi dengan Benar

Penting untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan transaksi dengan benar. Ini melibatkan penentuan apakah suatu transaksi harus dicatat sebagai pendapatan, biaya, atau aset. Kesalahan dalam klasifikasi transaksi dapat mengakibatkan laporan keuangan yang tidak akurat.

4. Pengukuran yang Akurat

SAK EP mengatur berbagai metode pengukuran aset, kewajiban, dan ekuitas. Rumah sakit perlu memastikan bahwa aset seperti piutang, persediaan, dan properti tetap diukur dengan benar. Pengukuran yang tepat sangat penting untuk memastikan bahwa laporan keuangan memenuhi standar.

5. Penerapan Prinsip-Prinsip Materialitas dan Kepastian

Prinsip materialitas dan kepastian adalah elemen penting dalam SAK EP. Rumah sakit harus menilai apakah informasi tertentu memiliki dampak material pada laporan keuangan. Informasi yang memiliki dampak material harus disajikan dengan jelas dalam laporan.

6. Pelaporan yang Transparan

Transparansi adalah kunci dalam laporan keuangan. Laporan harus disusun dengan cara yang memungkinkan pemangku kepentingan, seperti pemegang saham, kreditor, dan regulator, untuk memahami informasi dengan mudah.

7. Konsultasi dengan Profesional Akuntansi

Jika rumah sakit mengalami kesulitan dalam menerapkan SAK EP, maka bisa berkonsultasi dengan seorang profesional akuntansi yang berpengalaman. Konsultan keuangan yang kompeten dapat memberikan panduan dalam memastikan kepatuhan dengan standar ini.

Menerapkan Standar Akuntansi Entitas Privat (SAK EP) adalah sebuah tugas yang tidak ringan, terutama untuk rumah sakit swasta. Namun, dengan pemahaman yang kuat tentang SAK EP, evaluasi proses keuangan yang cermat, klasifikasi dan pengukuran yang tepat, serta laporan yang transparan, rumah sakit dapat memenuhi standar ini dengan sukses. Hal ini akan menghasilkan laporan keuangan yang akurat, membangun kepercayaan pemangku kepentingan, dan memastikan kelangsungan operasi keuangan yang sehat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top